LURUS JALAN TERUS!
Di sebuah ruas jalan protokol Jakarta Pusat, terpasang rambu-rambu Lalu
Lintas yang bertuliskan LURUS JALAN TERUS!
Ketika seorang pemuda pengendara sepeda motor melaju kencang di jalan
tersebut, tiba-tiba ada pengendara sepeda motor di depannya yang
menghentikan motornya secara mendadak. Akibatnya, si pemuda ini pun harus
menghentikan motornya segera untuk menghindari tertabraknya motornya dengan
pengendara di depannya itu!
Dia pun mulai turun dari motornya menghampiri si pengendara itu dan
berkata, “Hei Mas, kenapa kamu berhenti mendadak di depan saya? Itu bisa
membahayakan saya tahu! Baca tuh rambu-rambu di sana, LURUS JALAN
TERUS!” kata si pria muda itu dengan nada kesal.
Sesaat kemudian, “Maaf Mas!” jawab si pengendara sepeda motor sambil
membuka helmnya, “Saya khan keriting, Mas!”
OBAT TIDUR?
Seorang lelaki yang terlihat begitu pucat dan lesu memeriksakan dirinya ke
seorang dokter.
“Dokter, semua tetanggaku mempunyai anjing dan anjing-anjing itu menyalak
siang dan malam, membuat aku tidak bisa tidur,” kata lelaki itu.
“Oh, aku punya kabar baik untukmu!” kata si dokter sambil menyodorkan
beberapa botol pil. “Ini beberapa contoh obat tidur yang bagus. Beberapa
masalahmu tadi pasti bisa terselesaikan.”
“Bagus!” kata laki-laki itu, “Aku akan mencoba apapun. Berikan aku yang
paling bagus, Dok!”
Beberapa minggu kemudian si lelaki itu kembali. Wajahnya terlihat lebih
berantakan dan pucat dari kunjungan pertamanya ke dokter itu. “Dok, resep
Anda tidak berhasil! Aku malah menjadi lebih lelah dari sebelumnya!”
“Aku tidak mengerti kenapa bisa begitu,” kata sang dokter sambil
menggeleng-
gelengkan kepalanya. “Obat yang aku berikan pada Anda itu adalah obat tidur
yang paling kuat yang dijual di seluruh apotik di negara ini!”
“Mungkin itu memang benar,” jawab lelaki itu, “tetapi aku masih saja tidak
tidur sepanjang malam untuk memancing anjing-anjing datang padaku. Pada
saat aku bisa menangkap satu anjing, ternyata sangat sulit untuk memaksa
dia menelan obat tidur itu, Dok!”
INTERVIEW
Personalia : “Saya harus berkata jujur, riwayat kerjamu jelek sekali!
Engkau
selalu berpindah kerja karena dipecat.”
Calon Karyawan: “Ya Pak!”
Personalia : “Tidak ada hal yang positif di dalam riwayat kerjamu.”
Calon Karyawan: “Ada Pak, setidaknya bukan saya yang memutuskan hubungan
kerja.” __._,_.___




