Posted by: Nurcholis | July 11, 2007

Location Update

Location Update adalah proses pembaruan data di HLR dan MSC/VLR mengenai keberadaan Mobile Station (MS) pada saat (MS) melakukan perpindahan dari area MSC/VLR yang satu ke MSC/VLR yang lain.

Berikut akan saya paparkan mengenai Location Update Mobile Station dilihat dari sisi MSC nya yach.. Untuk sisi BSC belum bisa saya jelaskan. Plis CMIIW :)

Kalo saya melihat proses Location Update ini terbagi dalam 2 tahap. Tahap Pertama otentikasi MS di area coverage yang baru. Tahap Kedua, proses pembaruan lokasi & penginisialisasi data-data MS untuk area coverage baru tersebut.

Untuk lebih jelasnya akan saya berikan contoh. Skenario nya: Pelanggan GSM yang terdaftar sebagai pelanggan Jakarta (HLR Jakarta) melakukan location update di wilayah Surabaya.

Berikut gambaran untuk tahapan pertama:

Location Update Tahap 1

Akan saya jelaskan gambar tersebut (ingat kita tidak membahas hubungan MSC ke BSC) :

  1. MSC/VLR SBY akan mengirimkan parameter berupa old LAI (Location Area Identity) dan TMSI (Temporary Mobile Subscriber Indentity) ke MSC/VLR yang lama (MSC/VLR yang sebelumnya).
  2. Dari MSC/VLR yang sebelumnya tersebut akan didapat no IMSI dari MS yang bersangkutan dengan dasar TMSI yang dia terima. No IMSI akan dikirimkan ke MSC/VLR yang baru, dalam hal ini MSC/VLR Surabaya.
  3. Dengan diketahuinya IMSI oleh MSC/VLR SBY, maka MSC/VLR SBY akan mengirim kan IMSI yang dia dapat tersebut ke HLR si pelanggan tadi (dalam hal ini HLR Jakarta).
  4. Oleh HLR Jakarta, akan mengirimkan triplet berupa (Random, Kc, SRes) ke MSC/VLR Surabaya. Triplet yang dikirmkan ini nanti akan digunakan sebagai otentifikasi MS pelanggan.
  5. Proses Otentifikasi pelanggan berlangsung antara MSC/VLR Surabaya dengan BSC Surabaya yang bersangkutan.

Demikian tahapan pertama berupa otentifikasi MS pelanggan. Berikutnya gambaran Location Update:

loc-up1

Setelah proses otentikasi berhasil selanjutnya MSC/VLR yang baru (dalam hal ini Surabaya) akan melakukan Location Update. Penjelasannya di bawah ini:

  1. MSC/VLR baru akan melakukan Update Location ke HLR dengan mengirimkan IMSI dan nomor VLR yang baru.
  2. Sebelum HLR memproses request dari MSC/VLR baru tersebut, HLR akan meminta Cancel Location ke MSC/VLR yang lama dengan mengirimkan IMSI dan nomor VLR yang lama.
  3. MSC/VLR yang lama akan memproses cancel location tersebut. Dan jika cancel location berhasil MSC/VLR lama akan memberi tahukan ke HLR bahwa Cancel Location telah berhasil dilakukan.
  4. Kemudian HLR akan meng-insertkan (mengcopykan) data-data dari pelanggan yang bersangkutan ke MSC/VLR yang baru. Data-data ini dapat berupa feature-feature atapun yang lainnya.
  5. Jika penginsertan telah selesai, MSC/VLR yang baru akan melaporkannya kepada HLR.
  6. HLR akan memberikan info kepada MSC/VLR yang baru bahwa proses Location Update telah dilaksanakan.

Maksud dari pewarnaan arah panah dari proses kedua di atas, menandakan bahwa proses yang dilaksakana saling berpasangan (ada request, ada answer).

Dengan demikian nantinya kalau ada MOC (Mobile Originating Call) atau MTC (Mobile Terminating Call), MS akan mengacu pada MSC/VLR yang baru tersebut.

Demikian penjelasan mengenai Location Update dari saya melihat dari sisi MSC-HLR. Trims…


Responses

  1. Wah materinya bagus…dikuliah aja ga dapet

  2. gw sih ud pernah dapet tapi kurang ngerti karena terlalu teknis.
    Nah yg ini benar2 bagus penyampaiannya jd ngena banget, good job Pak Nur. Saran saya ato mungkin pak nur memang cocok jd trainer.

  3. Ass.Wr.Wb,

    maaf menanya,saya ingin mengetahui bagaimana prinsip kerja ITP tau ga pak?

  4. gambar dan penjelasannya ngaco

    penjelasannya ok, tapi gambarnya salah

    maksudnya:
    1.Garis yg warna hijau harusnya ke HLR JKT.

  5. hehehe.. makasih atas koreksi nya boss… maaf, ni dulu tulisan saya buat wktu masih awal2 di dunia GSM. ok saya koreksi sambil cari2 file gambar yang lama.


Leave a response

You must be logged in to post a comment.

Categories