pfiuhhh….. setelah sekian lama ga nulis-nulis akhirnya kutemukan suasana untuk nulis-nulis lagi. suasana apa tuh…? suasana muales ngapa-ngapain. aneh yaa? emank…
ok lanjut, nih tulisan mungkin sekedar berbagi saja tentang salah satu produk dari SonyEricsson, ceritanya selain didesak akan kebutuhan bekerja agar bisa online di network 3G maupun 2G (sebelumnya yg ada nokia 3115 dan SE W550i) akhirnya terpaksa kupertaruhkan tabungan 3 bulanku untuk membeli G705 ini (awalnya sih nyari K660i, cuman dah ga di produksi).
ok, sambil lihat situsnya SE ttg G705 ini (biar overview nya lebih runtut).

W550i (kiri) & G705 (kanan) lagi "bobo"

W550i & G705 lagi "melek"
Secara ukuran G705 ini berdimensi 95.0 x 47.0 x 14.5 mm dengan model sliding, bagi saya pas di genggaman tangan maupun saku saya, dan terasa lebih nyaman (dibandingkan W550i saya sebelumnya yang terlihat lebih “gendut”). Untuk beratnya terasa lebih ringan daripada si W550i.
Dengan display 262,144-colour TFT berukuran 320×240 pixels, bagi saya merupakan hal baru dan membuat tampilan lebih luas.
Dengan letak keypad-keypad di luarnya berupa, 2 buah softkey (kanan/kiri), tombol navigasi+pilih, tombol yes/call, tombol power off yang sekaligus untuk kembali ke display utama, tombol delete dan juga di lengkapi tombol multifungsi (menurut saya) yang bisa mengatur langsung ke aplikasi dll. Hal ini membuat pengoperasian G705 ini terasa sangat mudah n cepat tanpa harus menggeser layarnya ke atas dulu. Namun di dalam urusan ketik-mengetik G705 ini dirasa kurang nyaman, karena harus menggeser display nya dulu (coba kalo ada virtual keyboard n cukup pake tombol navigasi, ga repot geser2 an). Selain harus menggeser, tombol2 hurufnya juga belum QWERTY di tambah kurang timbul alhasil sering salah2 ketik (apalagi bagi user yang punya jempol gede).
Bekerja di network 2G/3G yang tentunya tergantung pula pada operator yang Adna gunakan, untuk yang service ini, sepertinya untuk fasilitas ini perlu anda coba beberapa kali untuk berpindah2 mode dari 2G ==> 3G maupun sebaliknya. Karena pengalaman saya pernah dalam hitungan jam sejak pembelian, G705 ini kurang lancar berpindah network. HP diam membisu dan tak bergerak (hayah… maksudnya display langsung mati begitu saja) di hidupkan normal tidak bisa) dan akhirnya yang saya lakukan mesti cabut baterai dulu. Dan Alhamdulillah sampai saat ini hal tersebut belum sering terjadi lagi. (semoga segera ada patch correction dari SE nya,.. aminn..)
Untuk memory, untuk call record semuanya ada 30 call records baik untuk incomming, outgoing maupun missed call. Phonememory menyimpan sampai dengan 2000 masukkan. Sedang untuk slot memory di internalnya sendiri sudah ada 120MByte share dengan system, plus 1Gbyte Memory Stick micro di setiap pembelian.
Ah kayaknya capek kalo mesti mengikuti spesifikasi apa yang di launching SE nya sendiri, random aja yaa sesuai pikiran saya.
Untuk harga, pada awal kelahirannya G705 ini di banderol sekitar 3,5 juta (ada temen beli 3,5juta saat awal2 kemunculannya). Nah saat saya beli pada awal Juni 2009, SE G705 ini dilepas seharga 2,7 juta ini di counter SE nya langsung. Kalo saya bandingkan dengan outlet2 di luarnya harganya waktu itu masih berada di kisaran 2,9 s/d 3,3 juta.
Untuk koneksi paket data nya, G705 yang sudah support HSDPA ini cukup memuaskan bagi saya. Namun ini kembali pada operator yang di gunakan.
Dibekali konektivitas Wi-Fi 802.11 b/g semakin siap dalam mengakses berbagai konektivitas yang ditawarkan ke user (cukup siap lah menghadapi NGN). Untuk pentransferan data bisa menggunakan USB cable yang sudah di sertakan juga Bluetooth, namun G705 ini minus infrared port.
HP ini juga sudah di lengkapi dengan A-GPS function, dah sudah built-in receiver. Dengan aplikasi Google maps yang sudah di tanamkan minimal kita bisa tahu lah di mana posisi kita sebenarnya (biar ga tambah nyasar). Selain aplikasi google maps juga sudah dibenamkan aplikasi yang mendukung berapa kecepatan kita selama berkendara yang di tampilkan dalam grafik.
Kemampuan G705 yang lainnya adalah HP ini memiliki kapabilitas untuk multitasking aplikasi. Karena sesuai pengalaman saya, tiap kali saya sedang browsing lewat opera mini, dan tiba2 ingin online via ebuddy, maka saya perlu mematikan aplikasi yang sudah jalan tersebut. Namun di G705 ini saya tinggal me-minimize aplikasi yang sedang berjalan dan menjalankan aplikasi lainnya, tanpa mengganggu aplikasi sebelumnya. Jadinya saya tetap bisa ngegame Travian plus chatting.
Dari beberapa nilai plus yang saya temui tadi, tidak fair kalo saya tidak ungkit nilai minus nya.
Baterai, dalam beberapa pengoperasian yang saya jalankan, baterai kerap kali terasa lebih panas pada saat menjalankan suatu 1 aplikasi (saya bandingkan dengan W550i saya). Ini terjadi juga pada saat aplikasi tersebut di minimize. Terlebih saat feature GPS nya di aktifkan, baterai akan lebih panas dibandingkan saat menjalankan aplikasi java.

Search contact, pada saat posisi idle dan display tidak terbuka. Di posisi ini ketika kita akan melakukan panggilan pada kontak yang telah kita simpan, kita akan di hadapkan pada fasilitas search kontak. Namun yang jadi masalah adalah saat pemilihan karakter yang kita cari, untuk memilihnya kita harus menekan tombol soft-key kiri kemudian baru pilih select (tombol navigasi tengah). Kenapa dari awal tombol tengah tidak langsung sebagai menu “select”, malah pilihan full atau half symbol…?
Ada tambahan penilaian mengenai tombol dari saya, yakni tombol di samping kanan atas yang berfungsi sebagai pengaturan volume maupun pengganti channel radio. Letak tombol ini sebenarnya sudah seperti SE type-type lainnya. Namun yang jadi masalah adalah kondisi tombol tersebut seakan-akan tenggelam di dalam body nya, sehingga untuk mengatur volume/channel harus meraba-raba mana yang menaikkan atau menurunkan suara.
O iya hampir lupa, satu lagi G705 ini dilengkapi dengan kamera 3.2 Megapixel + zoom. Pada mode kamera, akan di tawarkan beberapa opsi: 3MP, 2MP, 1MP atau VGA (640×480). Namun fasilitas zoom nya hanya bekerja pada mode VGA. Untuk pengambilan gambar pun harus dalam kondisi benar-benar stabil, kalau tidak akan hasilnya akan berbayang.
Secara keseluruhan, G705 ini menurut saya ampuh di dalam konetivitas transaksi data. Dan setidaknya mendukung pekerjaan saya.
Itu saja dech penilaian dari saya, yaaa mungkin ini sangatlah subyektif. Tapi minimal bisa sharing pandangan tentang G705 ini. Pastinya karya manusia tidak ada yang sempurna bukan….?





berkunjung…
setuju, emang oke banget kok G705 ini.
ato…karena masi awal keluar ya waktu itu?
kok bisa dapet 2,7?
saya kena 3,1
By: sasti on September 3, 2009
at 7:48 am