Posted by: Nurcholis | January 27, 2011

Prosedur Panggilan Keluar (MOC Procedure)

Ok, kita lanjut gan share kita. Kalau kemarin membahas proses datangnya panggilan ke handphone kita atau kerennya MTC (Mobile Terminating Call), so sekarang kita obrolin gimana sih jalannya kita nelpon keluar atau kerennya MOC (Mobile Originating Call).

Sebelum kita bahas… akan saya bedakan dahulu, tipe kelas pelanggan berdasar tipe pembayarannya. Pelanggan post-paid (paska bayar) contohnya pelanggan kartu Halo, Matrix, XL-pasca dan lain-lain. Sedangkan Pelanggan Pre-pai (pra-bayar) contohnya pelanggan Simpati, AS, Mentari, IM3, XL-pra bayar dan lain-lain. Kenapa dibedakan? karena untuk nomor pre-paid & post paid ada sedikit perbedaan prosedur.

OK, kita bahas yang simple dulu, yang dibahas prosedur untuk nomor Post-paid. Akan saya berikan contoh adanya panggilan dari nomor GSM ke nomor lain, biar sedikit rumit, nomor tujuannya berupa nomor PSTN. Disini yang menjadi A# 0815-78123456 dan nomor tujuan B# 024-85123456.

Berikut gambarannya:

MOC to PSTN

Nah penjelasan nya sebagai berikut :

  1. Dari handset, pelanggan menekan nomor tujuan (di contoh ini nomor PSTN) yang hendak dihubungi.
  2. MSC tempat dimana pelanggan saat itu “bernaung” akan minta nomor sementara a.k.a MSRN ke VLR buat identitas sementara pelanggan A# itu dalam melakukan panggilan.
  3. Berikutnya MSC tempat si A berada tadi akan meneruskan panggilan dengan mengarahkan nomor tujuan yang dimaksud ke gateway MSC. Diwaktu yang sama MSC juga tetap menjaga hubungan dengan handset pelanggan.
  4. Gateway MSC sebagai gerbang terluar dari jaringan GSM akan melakukan panggilan (call established) dengan gateway nomor tujuan (di contoh ini gateway PSTN)
  5. Setelah pembangunan panggilan (call established) sukses terbentuk, maka percakapan antara pelanggan A# dengan B#pun berlangsung.

Jadi seperti itu proses/prosedur pemanggilan keluar,… tapi ingat ini kalau dari nomor paska bayar.

Nah pertanyaanya gimana prosedur yang dialami kalau dari nomor-nomor pra-bayar?

Untuk nomor-nomor pra bayar ada perbedaan, yaitu ada prosedur “nanya-in pulsa”. nah tahapan “nanya pulsa” ini terletak di sisi MSC (sesaat sebelum tahap 2 di atas). Sebelum meroutingkan panggilan ke B#, MSC akan bertanya ke perangkat IN (inteligent Network) apakah panggilan dari si A# (nomor pra-bayar) ini boleh dilanjutkan atau tidak.

Di dalam sub sytem IN sendiri ada beberapa persyaratan ketentuan apakah panggilan bisa dilanjutkan atau tidak, seperti…

  • apakah A# ini memiliki cukup pulsa
  • berapakah pulsa yang dibutuhkan untuk panggilan dari A# ke B# ini
  • apakah A# memiliki bonus-bonus panggilan dsb…..
  • dan lain-lain tergantung dari system/promo yang diberlakukan kepada A#

Intinya di IN system itu mengontrol transaksi-transaksi yang dibutuhkan oleh nomor-nomor pra-bayar.

Nah kalau dari IN system panggilan dari nomor pra-bayar “direstui”, makan MSC akan melanjutkan proses berikutnya….

Kalau tujuannya B# bukan nomor PSTN tapi nomor seluler gimana? Silahkan baca juga Prosedur Panggilan Masuk (MTC Procedure)

Begitulah ceritanya proses kalau kita mau nelpon …

Demikian….

 

 


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.